TELUK KUANTAN - Disaat masyarakat dipelosok desa berteriak dengan kondisi jalan yang hancur, sebaliknya pada komplek dan kawasan perumahan yang terdapat pejabat dan pegawai, mereka mudah mendapat jalan aspal yang mulus.
Hal itu diutarakan Ketua LSM Pemberdayaan Masyarakat Adil Sejahtera atau Permata Kuansing, Junaidi Affandi.
Kasih contoh kawasan perumahan depan kampus Uniks di desa Beringin Taluk.
Selain mendapatkan jalan aspal yang mulus juga ditambah dengan sarana penerangan lampu jalan. Pengaspalan jalan dilakukan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kuansing.
" Itu sebenarnya belum prioritas sekali diaspal,"ujarnya, Sabtu ( 20/9/25).

Sebab tegasnya masih banyak warga-warga dipelosok desa yang mendambahkan jalan aspal.
" Tengok dan baca keluhan-keluhan warga dipelosok. Mereka sudah bosan dengan kondisi jalan mereka yang tidak ada perhatian,"ujarnya.
Sebenarnya ulang Junaidi, jalan-jalan didesa dan pelosok kampung yang perlu mendapat perhatian prioritas.
Kalau masyarakat seperti di kota Teluk Kuantan, 90 persen mereka mereka sudah menikmati jalan aspal.
" Paling yang belum diaspal jalan -jalan masuk ke kawasan perumahan,"katanya.
Sedangkan masyarakat dipelosok desa, masih banyak jalan-jalan poros sekalipun dalam kondisi rusak.
"" Kapan lagi warga dipelosok desa menikmati kue pembangunan. Kalau.pejabat sudah ada gaji, tunjangan dan fasilitas lain. Bagi-bagilah kue pembangunan untuk masyarakat,"katanya.
Selain itu Ia menyorot kekayaan para pejabat Kuansing. Mereka dapat membangun rumah-rumah bagus. Sebagian diantaranya bertingkat dua. Mereka juga punya kebun kelapa sawit.
" Kalau dari gaji dan tunjangan saja mana bisa,"ujarnya.
Tidak heran kondisi ini menimbulkan kesenjangan sosial dan ekonomi antara pejabat dan masyarakat.
" Warga jangankan bangun rumah bagus untuk makan saja susah,"pungkasnya. ( nto )